skip to main | skip to sidebar

ILHAM BLOG TKJ

Semoga hari ini berjalan dengan lancar dari hari kemarin JUST FOLLOW @ilhamBJDM

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Facebook
  • Sekolah
Tampilkan postingan dengan label Tentang Bojonegoro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Bojonegoro. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 April 2014

Kunjungan Wapres Budiono Ke Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 9:34:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
Wapres Lihat Dari Dekat Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Bojonegoro
IMG_7722Sejak pukul. 06.00 wib lokasi jalan Patimura telah di sterilkan oleh Polres Bojonegoro dan Paspampres, guna mempersiapkan kedatangan Wakil Presiden Boediono di Puskesmas Wisma Indah. Kunjungan Kerja pada hari kedua ini, Wakil Presiden (Wapres), Boediono ,dijadwalkan akan memulai dari Kunjungannya di Puskesmas Wisma Indah, pada Jumat pagi (25/4/2014) pukul 08.00 WIB.
Bupati Bojonegoro Suyoto dan Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono, Kepala Puskesmas, dr. Nurul serta Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris. Telah datang lebih awal untuk menyambut kedatangan Wakil Presiden Boediono bersama Istri Ny. Herawati Boediono, yang telah siap berangkat dari Aston Hotel Bojonegoro.
IMG_7784Pantauan Berita bojonegorokab.go.id, dilokasi tepat pukul. 08.00 wib Wapres Boediono tiba di Puskesmas Wisma Indah, dengan berpakaian batik Jonegoroan warna coklat, langsung mendapat penjelasan dari Bupati Bojonegoro Suyoto, selanjutnya melihat dari dekat pelayanan kesehatan masyarakat, dan Wapres Boediono sempat menggendong bayi yang sedang berobat.
Kunjungan Wakil Presiden (Wapres), Boediono dilanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Bojonegoro, Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono yang menyambut Wapres Boediono bersama Kepala Sekolah SMPN 2 Bojonegoro, Ali Fatikin dan jajaran guru serta pejabat Dinas Pendidikan Bojonegoro.
IMG_7838Saat berada di SMPN 2 Bojonegoro menanyakan tentang beasiswa yang didapat para siswa. Selain itu, Wapres juga meninjau beberapa kelas serta perpustakaan di SMPN 2 Bojonegoro.
Rombongan melanjutkan kunjungannya, ke SDN 2 Campurejo. Sebelum meninjau klas, Wapres Boediono terlebih dulu mendapat arahan dari Kepala Sekolah yang didampingi oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto bersama Istri Ny. Mahfudhoh Suyoto, serta Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Khusnul Khuluq.
Sementara itu, Guru Klas 1 telah memberikan pelajaran bagi muridnya tentang kincir angin, semua murid diminta membuat kincir angin yang terbuat dari kertas warna, serempak siswa Klas 1 tersebut bersemangat membuatnya, Wapres memasuki klas 1 dengan didampingi Bupati Bojonegoro, dengan ucapan salam dari anak-anak membuat Wapres dan Istri menyambutnya dengan salam dan senyum.
IMG_7829
Wapres menyempatkan mendekat ke salah satu murid dan bertanya tentang pelajaran yang sedang diberikan oleh guru klas, Wapres juga mengajak menyanyi akan tetapi mired lugu dan lucu ini menyanyian lagu Bojonegoro Matoh, karya dari Kang Yoto. Selanjutnya juga masuk klas IV dan sempat memberikan beberapa arahan kepada semua murin SDN 2 Campurejo.
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Penemuan Gua Baru Di Baureno Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 9:28:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
Gua sendang Gong
Bojonegoro (Media Center) – “Gua ini bukan gua purba karena kelihatan di bagian mulut goa ini terbentuk karena aktivitas manusia,” ujar Nunung Dianawati, Arkeolog juga pemerhati sejarah dan budaya saat dihubungi melalui telepon seluler (Sabtu, 15/02/2014). Namun ia tak membantah kalau gua di desa Gunungsari ini termasuk goa alami.
Ia beralasan bahwa setiap batuan termasuk batuan kapur memiliki celah dan rongga yang terbentuk secara alami, bahkan tumpukan sampah masa lalupun bisa menjadi gua. “Sementara gua purba adalah gua yang sudah ada sejak dulu dan terbentuk tanpa campur tangan manusia sperti Gua Akbar di Kabupaten Tuban,” tambahnya.

Sementara menurut Yusuf, Sekretaris Kecamatan Baureno menyatakan sudah menerima laporan warga terkait penemuan Gua ini. “Ya, kami sudah terima laporan kalau ada temuan goa baru di sebelah Sendang Gong,” ujarnya.

Gua yang ditemukan salah satu warga, Nurkholis pada Januari lalu ini berisi air. namun belum diketahui secara jelas sumber air itu berasal dari mata air dalam gua atau rembesan dari Sendang Gong, karena tidak tampak ada aliran air dari dalam gua. Hingga saat ini warga dan aparat setempat masih menunggu tindak lanjut dari Dinas Pariwisata untuk menelusuri Gua ini.
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Pameran Purbakala di Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 9:24:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
fosil bojonegoro
Bojonegoro (Media Center) – Kabupaten Bojonegoro akan menjadi tuan rumah dalam pameran yang akan digelar oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran, pameran yang akan digelar di Gedung Serbaguna Bojonegoro ini dijadwalkan bakal berlangsung pada 28 April hingga 1 Mei 2014.
Tak hanya menjadi tuan rumah, Bojonegoro juga akan menampilkan fosil-fosil temuan dari Bojonegoro yang saat ini disimpan di Museum 13, Panjunan, Kecamatan kalitidu serta yang disimpan oleh beberapa pemerhati sejarah dan kepurbakalaan. Fosil-fosil ini akan dikumpulkan dan didata oleh komunitas Banyu Nggawan Bodjanegara (BNB) yang bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro.
“Kita siapkan fosil paus milik Supangat, anggota Koramil Temayang, fosil-fosil laut seperti echinodermata dan lobster milik Agung dari Kecamatan Balen,” ujar Nunung Dianawati, Ketua BNB yang juga seorang arkeolog.
Selain fosil-fosil tersebut, Kabupaten Bojonegoro juga memiliki temuan fosil stegodon atau gajah purba seperti bagian gading dan fosil tanduk kerbau (Bubalus karabau). Fosil-fosil ini saat ini tersimpan di Museun 13 di desa Panjunan, Kecamatan kalitidu yang dikelola oleh Hary Nugroho. “Diharapkan dengan adanya pameran ini bisa membuka pengetahuan para pelajar dan masyarakat Bojonegoro tentang sejarah Bojonegoro di masa lampau,” lanjutnya.
Dengan banyaknya temuan fosil laut terutama lobster, hal ini menurut ahli geologi mengindikasikan bahwa Bojonegoro pada jutaan tahun yang lalu adalah laut dalam. Karena lobster hanya hidup di laut dalam. “Nah, informasi seperti inilah yang belum banyak diketahui oleh masyarakat Bojonegoro,” imbuhnya.
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

TKJ SMK NEGERI 2 BOJONEGORO

Diposting oleh Unknown di 9:13:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
DSC_1162 
 A. Apa itu TKJ ?
TKJ adalah singkatan dari teknik komputer jaringan. sebuah program keahlian teknologi informasi dan komunikasi yang mempelajari tentang cara-cara merakit komputer , menginstalasi program komputer, mempelajari jaringan komputer sampai merancang / instalasi jaringan komputer.

B. Macam-macam program keahlian TI
Program keahlian teknologi informasi dan komunikasi di bagi menjadi 3 yaitu :
  • Teknik komputer dan Jaringan (TKJ)
  • Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
  • Multimedia (MM)
C. Perbedaan TKJ , RPL , dan Multimedia
Apa bedanya TKJ dengan juruasan RPL dan Multimedia ????
  • TKJ adalah singkatan dari teknik komputer jaringan. sebuah program keahlian teknologi informasi dan komunikasi yang mempelajari tentang cara-cara merakit komputer , menginstalasi program komputer, mempelajari jaringan komputer sampai merancang / instalasi jaringan komputer.
  • RPL adalah konsentrasi yang mempalajari tentang program-program yang ada di komputer dan jika kita mendapat konsentrasi ini kita akan menjadi seorang programmer, Sedangakan
  • Multimedia (MM) adalah kosentrasi yang mempelajari tentang desain-desain grafis dan jika kita mendapat kosentrsai ini kita akan menjadi seorang desainner komputer.
D. Kelebihan Jurusan TKJ
1. Pada Jurusan TKJ, Kita Diajarkan Mengenai Bagian Komponen Hardware Komputer, Cara Merakit Hardware Komputer, Cara Instal Sistem Operasi, Perangkat Hardware Jaringan Dan Juga Mengenai Dasar-Dasar Jaringan Komputer. Pokoknya Jurusan Ini Mengarah Ke Hardware Komputer, Software Dan Jaringan Komputer.
2. TKJ jurusannya menjurus ke semua ilmu komputer, baik itu pemograman, perangkat lunak, teknisi, jaringan, server, router, semuanya udah masuk dalam TKJ
3. Jurusan TKJ membekali siswa dalam memenuhi kebutuhan Dunia Kerja
  • Terampil dalam perakitan Komputer
  • Terampil dalam Instalasi Program Komputer
  • Terampil dalam merancang jaringan Komputer
  • Terampil dalam membangun jaringan Komputer
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

SMK NEGERI 2 BOJONEGORO

Diposting oleh Unknown di 9:11:00 AM Label: Tentang Bojonegoro

Menuju Sekolah Adiwiyata yang Bersih Rindang dan Nyaman Untuk Kegiatan Belajar Mengajar

 

2
Sabtu , 12 April 2014 selepas pulang sekolah Bpk/Ibu Guru ini tidak langsung pulang kerumah mereka. Disela-sela kesibukan mereka , waktu luang yang mereka miliki mereka dedikasikan untuk membantu siswa-siswa kader adiwiyata yang sedang bekerja. Kegiatan ini semata-mata untuk mewujudkan tujuan SMK Negeri 2 Bojonegoro yaitu menjadi Sekolah Rujukan Internasional dalam hal ini adiwiyata termasuk di dalamnya.
Seperti hasil kutipan wawancara singkat kami dengan Bpk Pujiono , beliau mengatakan bahwa tujuan daripada adiwiyata di SMK Negeri 2 Bojonegoro ini adalah untuk menciptakan sekolah yang bersih , rindang , enak di pandang mata , serta terbebas dari zat-zat kimia. Beliau juga menuturkan bahwa nantinya jika program adiwiyata SMK Negeri 2 Bojonegoro ini sudah berjalan sepenuhnya para pedagang makanan yang berjualan dilingkungan sekolah tidak di perkenankan menjual makanan yang di bungkus dengan plastik.
1536721_702862596423560_4621651636691638056_n
Gambar : Bpk Pujiono dan Bpk Eko yang merupakan Guru Pengajar di SMK Negeri 2 Bojonegoro sedang menanam bunga di pot-pot yang tersedia
10155808_702861883090298_6317765515666446086_n
Gambar : Bangunan A1-A3 yang sudah terjaga kebersihannya dengan baik
Dengan hadirnya bapak/ibu guru mendampingi siswa-siswi kader adiwiyata diharapkan  dapat menumbuhkan kesadaran para siswa yang lain untuk ikut mewujudkan adiwiyata bagi SMK Negeri 2 Bojonegoro. Adiwiyata di SMK Negeri 2 Bojonegoro bukan hanya tanggung jawab bpk/ibu guru , siswa-siswi yang menjadi kader adiwiyata , tukang kebun sekolah , tapi merupakan tanggung jawab semua pihak.

0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Jumat, 04 April 2014

Kuliner Khas Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 9:50:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
1. Asem Asem Daging




2. Swikee




3. Rawon Bojonegoro




4. Nasi Pecel



5. Krupuk Merah Hijau



6. Ledre Bojonegoro

0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Macam Tempat Wisata Di Kota Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 9:41:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
1. Bendungan Gerak


Bendungan Gerak berada di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Bendungan yang menghabiskan dana pinjaman senilai Rp 351 miliar dari Japan International Corporation Agency (JICA) itu memiliki multifungsi. Antara lain sebagai pengendali banjir, irigasi, penyedia air baku bagi industri dan rumah tangga juga dicanangkan sebagai salah satu tempat wisata bagi Kabupaten Bojonegoro. Keberadaan Bendungan Gerak ini fungsinya di samping sebagai penyedia air untuk rumah tangga, pertanian, juga sekaligus menjaga dari kerusakan ekosistem sungai Bengawaan Solo supaya tak meluas ketika banjir menerjang dan sebagai bentuk tata kelola air di Jawa Timur. Manfaat lain bendungan adalah ini untuk persediaan air bagi pertanian di saat musim kemarau, untuk kebutuhan industri, seperti jembatan penghubung antara Desa Padang dengan Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu. Untuk pertanian, bendungan ini mampu mencukupi kebutuhan pengairan bagi lahan pertanian seluas 6.400-9.000 hektar yang tersebar di delapan kecamatan. Yakni Trucuk, Kalitidu, Purwosari, Malo, Pasangan, Kasiman, Ngraho, dan Margomulyo. Juga pertanian di Blora. Karena bendungan yang memiliki tampungan sepanjang 50 km itu mampu menampung debit air hingga 13 juta kubik dengan debit air 5.850 liter per detik. Dengan pembangunan bendungan ini petani yang berada di bantaran sungai Bengawan Solo, khususnya di atas bagian hulu bendungan akan mempu meningkatkan produktivitas pertanian. Sebelumnya petani hanya bisa melakukan tanam dua kali setahun, sekarang diharapkan bertambah menjadi tiga kali tanam dalam setahun. Dulu sekitar 21 ribu hektar lahan pertanian padi di Bojonegoro Barat andalkan pertanian tadah hujan. Setelah ada Pompanisasi, wilayah itu tidak mampu melakukan 2 kali panen dalam setahun. Maka sawah beririgasi dengan pompa air menjadi menjadi 6000 ribu hektar. Dengan adanya bendungan gerak ini 11 ribu hektar sawah akan bisa ditanami dua kali setahun. Dan menghasilkan 7 ton rata rata per hektar. Pembangunan bendungan ini sudah direncanakan sejak zaman kolonial Belanda. Namun karena pemerintah penjajah waktu itu bangkrut, pembangunan bendungan ini urung dilaksanakan. Bendung gerak ini banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Bojonegoro. Selain untuk kebutuhan baku irigasi juga bisa dipakai kebutuhan industri air minum dan industri migas. Serta membuka akses wilayah yang selama ini terisolir sebab ada jembatan sepanjang 504 meter, dan lebar sekitar 4 meter. Bendungan ini berdiri di lahan seluas 1.841.752 meter.
Baca selengkapnya »
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Asal Usul Kota Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 9:30:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
Di waktu masa maha raja balitung (th – 910 M) yang menguasai jawa tengah dan jawa timur daerah yang sekarang dikenal dengan nama Bojonegoro belumlah ada. Yang ada hanyalah hutan luas yang di impit oleh pegunungan kapur di sebelah selatan dan utara yang dilewati sungai bengawan solo dan sungai brantas.
Kira-kira tahun 1000 masehi baru hutan ini yang menduduki yaitu orang-orang keratin madang kemulan. Awal mulanya hutan ini diberi nama “Alas Tuo” namaun setelah didatang masyarakat imigran dari jawa tengah. Mulai banyak didirikan desa-desa disekitar hutan. Diantaranya adalah Desa Gadung, Desa dander dan sebagainya. Para pendatang yang mendirikan desa-desa itu membuat masyarakat sendiri berdasarakan hubungan keluarga. Di tiap-tiap masyarakat tersebut terdapat kepala desa. Di antara kepala desa tersebut ada seorang kepala desa yang bernama Ki Rahadi yang menguasai Dukuh Randu Gempol. Akibat masuk kebudayaan hindu yang di terima Ki Rahadi maka cara pemerentahan meniru cara pemerentahan hindu. Nama Ki Raharadi di ubah Rakai Purnawakilan. Dukuh Randu Gempol diubah menjadi kerajaan Hurandhu Purwo (sekarang tempatnya di plesungan kapas). Beliau mengangkat dirinya sendiri menjadi raja yang mempunyai aliran Syiwa. Kerajaan diperluas dari gunung pegat hutan Babatan (sekarang babat) sampai purwosari cepu dan jatirogo (tuban) samapi layaknya benteng pertahanan kerajaan. Pusat kerajaan berlokasi di daerah kedaton (sekrang di daerah kapas).
Jalan propinsi kota bojonegoro (Jl. Gajah Mada, dipenogoro, kartini, AKBP M. suroko samapai jalan jakasa agung suprapto) dulunya masih berupa sungai besar yang sekarang dinamakan sungai bengawan solo yang waktu itu ramai sekali digunakan untuk perdagangan. Tempat raja berburu di desa padang dan sumberarum sekarang. Kerajaan Hurarandu purwa musnah bersamaan dengan hilangnya raja rakai pikatan secara turun menurun.
Di awal abad 19 indonesia berasa dalam kekuasaan pemerentah belanda. Di tahun 1824 ada 3 daerah di sekitar bojonegoro yang belum ikut dalam pemerentahan belanda yaitu daerah:
  1. Kabupaten Mojoranu (dander) yang dipimpin oleh bupati R.T. Sosrodiningrat.
  2. Kabupaten Padangan (desa pasinan) yang di pimpin oleh bupati R.T. Prawirogdo
  3. Kabupaten Baurno (desa kauman) yang dipimpin oleh Bupati R.T. Honggrowikomo
Baca selengkapnya »
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Transparansi dan Komunikasi Publik di Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 9:26:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
sms bojonegoro
Selain melalui kegiatan dialogis tanpa prosedur protokoler, iklim demokrasi terutama untuk transparansi dan komunikasi dengan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro masih mempunyai saluran lain. Yang tentunya dibuka seluas-luasnya untuk publik di Bojonegoro Jawa Timur.
Salah satu saluran lainnya adalah interaksi melalui pesan pendek/SMS (short Messaging Service) yang sejak tahun 2008 juga telah dikumandangkan. Pertamakali adalah Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto, MSi atau Kang Yoto, yang secara terbuka memberikan kesempatan bagi publik Bojonegoro untuk berinteraksi dengan dirinya.
Baca selengkapnya »
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Sabtu, 29 Maret 2014

Pembasmian Sarang Nyamuk Lebih Efektif Di Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 11:44:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
18demam-berdarah
Bojonegoro (Media Center) – Di musim penghujan seperti saat ini, berbagai penyakit rawan menyerang seperti diare, Demam berdarah dan chikungunya. terutama dengan banyaknya genangan air di sekitar rumah bisa menjadi tempat berkembangbiak bagi nyamuk Aides aigepty. Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang sangat umum saat musim penghujan. Penyakit ini bahkan bisa menyebabkan kematian jika terlambat ditangani.
Bahkan karena seringnya demam berdarah menyerang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro sering melakukan foging untuk memberantas nyamuk Aides aigepty berdasarkan permintaan masyarakat. Namun tahukah anda bahwa ternyata foging bukan merupakan cara yang efektif untuk mencegah penyakit demam berdarah maupun chikungunya yang disebarkan oleh nyamuk. Selain itu juga bisa mengganggu kesehatan.
Menurut Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr. Hernowo, pencegahan penyakit demam berdarah maupun chikungunya yang disebarkan oleh nyamuk lebih dengan melakukan Pembasmian sarang nyamuk (PSN). “Foging hanya untuk membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik-jentik di dalam air masih selamat dan bisa menjadi nyamuk dewasa,” ujarnya saat ditemui diruangannya, Jumat (21/02/2014).
Setelah dilakukan foging atau pengasapan daerah yang dilakukan pengasapan hanya aman dari gigitan nyamuk kurang dari 4 hari. Namun ada bahaya yang muncul akibat penggunaan foging ini yakni dari bahan foging itu sendiri.
Dari berbagai sumber disebutkan bahwa bahan foging ini terdiri dari air, mitan atau oli atau solar, dan ditambah insektisida. Solar mengandung senyawa belerang yang dapat membahayakan kesehatan. Sementara itu, bentuk kabut asap dapat dibuat dengan cara melakukan proses pembakaran yang tidak sempurna dari bahan-bahan tadi. Hasil yang dominan dari proses ini adalah gas karbon monoksida (CO). Nah, gas CO ini sendiri apabila terhisap ke dalam paru-paru akan ikut peredaran darah dan akan menghalangi masuknya oksigen yang akan dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini dapat terjadi karena gas CO bersifat racun metabolisme, yakni ikut bereaksi dengan darah. Sedangkan insektisidanya pun, jelas membahayakan kesehatan tubuh kita.
Pencegahan demam berdarah justru lebih efektif dengan melakukan PSN dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. PSN hanya dengan menguras bak mandi maksimal satu kali seminggu, menutup tempat-tempat yang bisa menampung air, dan mengubur barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembangbiak nyamuk serta menjaga kebersihan bisa menjadi cara paling ampuh untuk menghindari penyakit demam berdarah.
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Suasana Malam Di Kahyangan Api Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 10:53:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
api abadi bojonegoro
Bojonegoro (Media Center) – Setelah melewati pedesaan dan kawasan tambang minyak, lampu sirene polisi menyambut di gerbang luar situs Kahyangan Api, melewati gerbang luar tersebut berarti masih beberapa kilo lagi kita sampai di kompleks wisata tersebut.
Mobil-mobil telah berderet sepanjang 1 kilometer (KM) dari lokasi yang digunakan untuk Senam Al Fatihah, malam itu (14/3/2014) bulan terang dengan ribuan bintang di langit hutan jati Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur.
Dari kejauhan, tampak sinar terang diantara pohon-pohon jati, semua yang datang setelah pukul 19:00 dengan mobil, masih harus berjalan kaki sejauh 1 KM di jalanan yang telah beraspal sejak pengambilan api Pekan Olahraga Nasional (PON) XV tahun 2000 lalu, dari lokasi parkir, jalanan menurun.
Sebelum sampai di gerbang situs, jalan berpaving mempertegas identitas Bojonegoro. Ratusan warga yang berbaur dengan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro telah ada di dalam situs dimana api tak kunjung padam itu berada.
al fatihah codes bojonegoroSeluruh yang hadir disambut dengan panel dekorasi yang menyala bertuliskan ‘Senam Al Fatihah Karya Kang Yoto’. Malam itu memang akan dilaksanakan senam Al Fatihah di loklasi tersebut. Nyala sumber api abadi sangat terang malam itu, apinya  biru berkobar-kobar, beberapa pengunjung tampak sibuk berfoto, bahkan ada beberapa berjalan melintasi api yang dipercaya sebagai tempat penempaan sejumlah pusaka penting di jaman kerajaan Majapahit itu.
Baca selengkapnya »
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

8 Generasi Emas Bojonegoro Menuju Lepas Pantai

Diposting oleh Unknown di 10:50:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
generasi emas bojonegoro
Bojonegoro (Media Center) – Sebanyak 8 orang warga Bojonegoro Jawa Timur, hari ini (28/3/2014) secara resmi telah direkrut oleh PT Depri Wangga untuk bekerja dan dilatih di Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai. Mereka adalah generasi muda dari Bojonegoro yang direkrut oleh PT Bangkit Bangun Sarana (BBS), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Bojonegoro.
“Kami menangkap peluang yang ada, lalu kami lakukan rekruitmen. Nanti kami akan melatih program auto CAD,” kata Deddy Affidick, Direktur Utama PT BBS (28/3/2014). Bertempat di Pendopo Malowopati, Kompleks Pemkab Bojonegoro, ke 8 putra daerah tersebut secara simbolik menerima berkas kontrak kerja mereka. “Berisi mengenai kontrak kerja, dibidang mekanis dan perawatan alat-alat berat,” jelas Dedi Suherman, perwakilan PT Depri Wangga.
Pemkab Bojonegoro sendiri, sejak Tahun 2013 lalu, telah menggulirkan program Generasi Emas Bojonegoro, yakni program yang bertujuan agar lulusan SMA dan sederajat di Bojonegoro dapat mengikuti pendidikan berbasis keterampilan, baik dengan dana corporate social responsibility (CSR) ataukah menggandeng pihak perbankan.
Secara spesifik, program tersebut adalah pembiayaan terhadap generasi-generasi muda di Bojonegoro oleh Pemkab Bojonegoro saat menempuh pendidikan, terlebih ketrampilan khusus di bidang industri minyak gas. Pembiayaan tersebut menggunakan konsep pinjaman, yang nantinya harus dikembalikan dengan cara diangsur saat mereka telah memperoleh kerja di sektor-sektor strategis. “Jadi biasanya selalu minta gratisan, ini tidak. Agar mereka semangat saat kerja di perusahaan-perusahaan,” kata Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto dalam berbagai kesempatan.
Sebelumnya, sebanyak 10 anak Bojonegoro telah bekerja di PT El Nusa dan 20 anak lainnya tengah menempuh pelatihan juga diperusahaan yang sama. Ditambah lagi 15 anak Bojonegoro saat ini tengah disekolahkan oleh Pemkab Bojonegoro di STEM (Sekolah Tinggi Energi dan Mineral ) Migas Pusat Pendidikan dan Pelatihan. “Lima tahun mendatang diharapkan mereka mampu bekerja di industri migas tidak hanya di Bojonegoro namun di luar negeri semacam Alaska, negara-negara afrika dan Australia,” tambahnya
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

9 Motif Batik Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 10:43:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
batik bojonegoro
pari sumilak bojonegoro
Motif Pari Sumilak (Padi)
sata ganda wangi
Motif Sata Ganda Wangi (Tembakau)
Baca selengkapnya »
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

The Dander, Wisata Andalan Bojonegoro

Diposting oleh Unknown di 10:42:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
the dander bojonegoro
Tak ada lagi tumpukan sampah di sudut halaman, kolam-kolam tampak segar dengan airnya yang jernih, tak ada lagi dinding-dinding kolam berlumut, di sudut lain anak-anak kecil tampak riang bermain di arena bermain yang tampak terawat. Sementara itu, ibu-ibu sangat riuh memilih aneka kuliner di kompleks yang memang disediakan khusus untuk penjaja aneka makanan. Demikianlah gambaran yang di dapatkan saat melihat desain pembangunan Tirta Wana Dander Bojonegoro yang bakal berganti nama menjadi The Dander.
Dalam desain tersebut, disediakan pula area parkir yang cukup luas untuk menampung bus-bus yang diharapkan menjadi fasilitas pendukung saat ada rombongan wisata berkunjung. Rencana tersebut, tentunya akan menjadikan kawasan wisata yang ada di 12 kilomter (km) dari Kota Bojonegoro sebagai tujuan wisata unggulan.
Fountain Ground
dander 1 bojonegoroFountain Ground yang dalam Bahasa Indonesia berarti air mancur dari lantai, adalah salah satu atraksi wisata yang bakal melengkapi The Dander. Atraksi ini merupakan salah satu bentuk fasilitas rekreasi yang digemari oleh anak-anak, mereka dapat bermain di tengah guyuran air mancur tanpa ada kekhawatiran dari orang tua. Berbeda dengan air mancur yang ad di kolam, para orang tua takkan khawatir anaknya tenggelam saat bermain di arena ini.
Di negara lain, atraksi Fountain Ground termasuk salah satu atraksi yang mampu menarik wisatawan, dengan sentuhan khusus, air dapat menyembur sehingga membentuk harmoni yang indah sesuai dengan keinginan sang pengelola. Saat malam tiba, semburan air tampak memikat dengan sentuhan warna-warni lampu yang sengaja diarahkan ke pancuran air tersebut.
Sliding Pool 3 Lantai
dander 3 bojonegoroSliding Pool adalah wahana meluncur ke kolam renang, atau lebih dikenal dengan sebutan prosotan, dalam desain awalnya, tampaknya bentuk sliding pool di The Dander ini mengadaptasi dari bentuk sliding pool yang ada di Disneyland, khususnya menara panjat.
Wahana ini juga menjadi wahana yang bisa dibilang wajib ada di taman rekreasi, pengunjung dapat menikmati sensasi hembusan angin saat meluncur ke arah kolam renang. Bukan hanya saat meluncur, saat berada di puncak menara, yang di desain setinggi 3 lantai, pengunjung juga dapat menikmati panorama kawasan Dander yang masih alamiah tersebut.
Baca selengkapnya »
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Bojonegoro Temukan Solusi Distribusi Pupuk

Diposting oleh Unknown di 10:41:00 AM Label: Tentang Bojonegoro
Foto : petaniberdasi.com
foto: petaniberdasi.com
Bojonegoro (Media Center) – Setelah melakukan dialog dengan petani di Sukosewu dan sidak mengenai distribusi pupuk di wilayah selatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jawa Timur akhirnya menemukan gambaran mengenai solusi distribusi pupuk.
“Akhirnya saya menemukan akar permasalahannya,” jelas Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi, atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Kang Yoto. Menurut dia, selama ini masih ditemukan kelompk-kelompok tani yang ikut menjual pupuk dari distributor.
“Nanti itu tidak boleh, poktan hanya mengawasi distribusinya saja, yang boleh menjual hanya kios,” tambahnya. Meski demikian, Kang Yoto tidak akan melarang bila ada petani-petani yang berkelompok lalu membuat kios resmi.
“Setiap desa akan dibentuk kios resmi, poktan mengawasi. Kalau distribusi ke kiosnya bermasalah, maka yang kita pecat adalah distributornya, ganti dengan distributor lain,” tegasnya. Kang Yoto menegaskan, Pemkab akan menuangkan hal itu dalam aturan resmi.
Sementara itu, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mediator untuk pembentukan kios baru. “Selama di desa yang bersangkutan belum ada kios resmi, masih bisa membentuk kios baru,” ujar Kasi Sumber Daya Manusia (SDM), Joko Pudjo Wiyono.
Joko menekankan, bahwa untuk membentuk kios baru tidak perlu ada uang jaminan, hal itu disampaikan saat ada keluhan mengenai syarat jaminan dari warga yang hendak membuka kios baru. “Yang pakai jaminan itu distributor,” tegasnya. (*/mcb)
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Penyusup

Labels

  • PRODUKTIF (35)
  • Info MUSIK (30)
  • MULOK (20)
  • Tips dan Trik (20)
  • Tentang Bojonegoro (15)

Blog Archive

  • ▼  2014 (39)
    • ▼  April (14)
      • Kunjungan Wapres Budiono Ke Bojonegoro
      • Penemuan Gua Baru Di Baureno Bojonegoro
      • Pameran Purbakala di Bojonegoro
      • TKJ SMK NEGERI 2 BOJONEGORO
      • SMK NEGERI 2 BOJONEGORO
      • Mendesain Untuk Film Sablon Kaos Manual Di CorelDRAW
      • Membuat Efek Tulisan Metal Di CorelDraw
      • Membuat Efek Kertas Sobek Di CorelDraw
      • Membuat Desain Logo Android Di CorelDraw
      • Membuat Desain Kartu Nama Di CorelDraw
      • Kuliner Khas Bojonegoro
      • Macam Tempat Wisata Di Kota Bojonegoro
      • Asal Usul Kota Bojonegoro
      • Transparansi dan Komunikasi Publik di Bojonegoro
    • ►  Maret (25)
  • ►  2013 (72)
    • ►  Agustus (19)
    • ►  Juni (14)
    • ►  Mei (25)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2012 (3)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (1)

Followers

 

© 2012 My Web Blog
designed by DT Website Templates | Bloggerized by Moh Wildan Ilhami | Zoomtemplate.com